Salah Siapa?

Masih nyesek rasanya klo inget cerita temen tadi siang. Masih ga percaya juga, kok bisa ya orang itu setega itu sampe ngejatuhin temennya sendiri😦 Agak kecewa juga sebenernya karena…yaaahhh ga nyangka aj dia berani ngelakuin itu….errrr..bukan berani sih y kata-kata yang tepat. Tega kayanya lebih tepat buat menggambarkannya.
Mau cerita dari awal juga bingung gimana mau ceritainnya:/
Yang gw tau, klo kita bekerja itu, apalagi kalo dalam tim, jangan sampeee deh gw menjatuhkan temen satu tim sendiri hanya demi untuk menyelamatkan diri sendiri..demi biar diliat selalu benar…demi biar….hhhhh..u name it lah kalo kita lagi begitu…
Berawal dari review an gw atas jurnal-jurnal yang dibuat oleh Divisi lain. Dari review an gw, didapati bahwa ada salah satu transaksi dimana Divisi tsb salah menjurnal. Ohh well, sejak kantor gw udah make sistem, otomatis, gw ga bisa seenaknya ngerubah itu yang artinya gw kudu ngebalikin itu dokumen untuk direvisi jurnal transaksinya. Seperti yang udah gw duga sebelumnya, perubahan yang gw minta itu harus melalui banyak proses yang melibatkan banyak pihak, termasuk salah satunya dalam proses itu adalah Divisi gw. Singkat cerita akhirnya Divisi gw “mengalah” dengan membuatkan koreksinya secara manual dan tidak mesti melalui banyak proses itu. Sampai situ, gw kira permasalahan udah selese dan..okayyy…untuk transaksi-transaksi selanjutnya (ada banyak termin pembayaran), gw akan buat koreksinya secara manual…
Trnyata..dugaaan gw salah sodara-sodara….tadi siang dapet laporan kalo salah seorang yang terlibat dalam proses panjang itu mengatakan kalo Divisi gw yang kerjanya kurang ok karena kurang cross cek lah, kurang a, kurang b..daaannn segala macam omongan yang menunjukkan kalo orang tsb ga salah. Hhhhhh…denger itu rasanya jadi pengen ngedatengin itu orang trus itung-itungan jumlah kesalahan yang dibuat dan heeeyyyy…klo mau diitung-itung, tempat situ loh yang lebih banyak salah…. Ga abis mikir, kenapa dia ga berpikir lebih bijak…kenapa dia ga mikir untuk menyelamatkan teman-temannya yang terlibat dalam proses itu. Apa karena beda Divisi jadinya dia cuma menyelamatkan Divisiny dia sendiri?!? Klo gw pribadi sih, ketika pertama kali menemukan itu, gw menyalahkan semua orang dalam proses itu huehehehehe maksudnya, gw juga menyalahkan temen satu Divisi gw yang ga teliti juga dalam proses awalny. Hmmmm…ga menyalahkan y…lebih kepada mengingatkan dengan keras (iya sih, nada tinggi juga gw ngomongny ke temen satu Divisi gw :p ) klo besok-besok dia ga teliti lagi, bisa berakibat fatal ke semua proses. Yaaa, intinya ngingetin ke semua pihak yang terlibat dalam proses itu lah. Well..at least..I’m trying to be fair lah dengan ngeliat semua proses itu sebagai satu kesatuan🙂
Fiuhhhh…semoga dimasa mendatang, sikap “menyelamatkan diri sendiri” nya lambat laun berubah…

2 thoughts on “Salah Siapa?

  1. oritje says:

    ah kalo bos/kolega lain yg denger ‘tuduhan’ orang tak bertanggung jawab itu berpikir lebih dewasa pasti mereka ga akan terima omongan orang itu mentah2 lah ki. mereka pasti deep down tau kalo itu kesalahan banyak pihak, malah bisa2 orang itu yg dicap ember karena gak mau mengakui kesalahan….ga slamet lah karirnya orang kayak begitu

    • kiky says:

      masalahnya adalah si Bos ini sama aj ma ni orang kelakuannya:/ i know him very very well karena gw pernah “kerja bareng” juga ma bos nya…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s